Kata-kata

Penyambung lidah saya.

Lebaran, Idul Fitri sampai Eyde Fetr: Muslim Dunia Merayakan Kemenangan

with 17 comments

Ketupat kosong dijajakan dijalan-jalan

Idul Fitri sebentar lagi tiba (penulis merayakan Idul Fitri tahun lalu di Swedia), selain dari esensinya sebagai penanda berakhirnya puasa dan tanda penyucian diri setelah menahan nafsu, Idul Fitri bagaimanapun adalah sebuah perayaan dunia. Diseluruh dunia dirayakan dengan beragam cara sesuai budaya dan konteksnya:

Indonesia

Idul Fitri di Indonesia adalah perayaan terbesar bagi bangsa dan mungkin juga perayaan Idul Fitri paling meriah di dunia. Sangat khas. Ditandai dengan takbir akbar pada hari terakhir puasa, takbiran keliling dengan kendaraan terbuka dan bedug, dilanjutkan dengan sholat id di lapangan-lapangan esok paginya. Hari Lebaran dibuka dengan acara Halal bi halal, sebuah ciri khas perayaan hari raya Idul Fitri di Indonesia. Mudik, sungkem ke orang tua dan saling memafkaan dengan kerabat dan rekan. Makanan khusus pun ikut meramaikan suasana Idul Fitri: ketupat & opor. Makanan disajikan kepada semua tamu, tanpa perduli kerabat ataupun bukan.

Baju baru adalah tradisi lain, terutama untuk anak-anak, sementara baju koko atau batikdilengkapi sarung serta baju muslim wanita dan kerudung menjadi pilihan hampir semua dewasa. Ada sugesti bahwa tanpa baju baru tak lengkap rasanya. Dikampung-kampung, para pemuda menyulut petasan (meskipun dilarang) dan orang tua memberi uang kepada cucu atau kerabat yang masih kecil. Pejabat publik membuka lebar pintu rumah mereka, open house, sebuah kebiasaan politik baru. Satu hal yang bisa membuat perayaan lebaran berkurang kenikmatannya, jika beberapa organisasi dakwah menetapkan jatuhnya hari Idul Fitri pada tanggal yang berbeda-beda. 

Malaysia, Singapura dan Brunei

Lebaran di ketiga negara ini dinamai hari raya Aidil Fitri. Dikampung-kampung, masyarakat menyulut pelita (obor) dan mudik lebaran dari kota ke desa juga merupakan hal yang lumrah, dinamakan balik kampung. Ucapan lebaran yang jamak adalah” mohon maaf zahir dan batin” atau “Salam Aidil Fitri”. Makanan khas lebaran adalah: ketupat, dodol dan lemang. Laki-laki mengenakan baju melayu lengkap dengan peci, sementara para wanita mengenakan baju kurung. Di Malaysia, kunjungan ke kuburan orang tua kemudian membacakan Surat Yasin adalah hal yang jamak dilakukan di hari lebaran, kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi kekerabat.

Lihat koleksi foto Aidil Fitri

Cina

Muslim Cina makan bersama setelah sholat Id

Disebuah negara yang menganut sistem politik komunis, perayaan Idul Fitri tetaplah meriah, meskipun terbatas sesuai jumlah mulim di Cina yang tidak banyak. Di Xinjiang, pagi di hari Idul Fitri sekitar 1000 muslim akan melakukan sholat Id. Para pria mengenakan jas khas dan kopiah putih, dan para wanita mengenakan baju hangat dan kerudung setengah tutup. Pesta makan diisi dengan masak besar untuk seluruh jamaah yang hadir diikuti dengan makan bersama. Acara kemudian dilanjutkan dengan saling mengunjungi kerabat dan silaturahmi. Acara juga diisi dengan bersih-bersih makam dan pembacaan doa di makam kerabat. Hal yang menjadi ciri khas lebaran disana adalah upacara mengenang pembantaian umat muslim oleh dinasti Qing dan juga selama revolusi kebudayaan.

Lihat foto perayaan Idul Fitri di Cina.

Amerika Serikat 

Perayaan lebaran adalah sebuah aktivitas yang tidak semeriah di daerah-daerah lain di dunia. Terkadang muslim disini bahkan tidak sadar besok akan masuk Idul Fitri sebelum malam telah berganti. Karena tanda masuknya bulan syawal ditentukan oleh posisi bulan, seringkali jatuh lebaran berbeda antara wilayah pesisir bagian barat dan pesisir timur. Di Amerika, jatuh lebaran diberitahukan oleh komunitas muslim setempat melalui email, telepon maupun pengumuman lewat website.

Keluarga muslim di Amerika akan bangun pagi-pagi, sarapan kemudian berangkat ke masjid, ballroom hotel ataupun lapangan untuk mengikuti sholat id. Pakaian yang dikenakan terkadang beragam sesuai asal pemakainya (mayoritas muslim disana adalah imigran). Selesai sholat, dilanjutkan dengan saling mengucapkan selamat antar jamaah, “Happy Eid” atau “Eid mubarak” adalah ucapan yang paling sering disampaikan. Saling bersilaturahmi dilakukan terhadap kenalan dekat dan kerabat. Karena Idul Fitri bukan libur nasional, maka perayaan pun menjadi tidak sehangat di tempat lain, namun Empire state building pernah diwarnai hijau untuk menghormati datangnya Idul Fitri di tahun 2007.

India, Pakistan dan Bangladesh

Malam terakhir di bulan puasa disini disebut malam Chand Raat (malam bulan). Penduduk akan memenuhi mal dan pusat belanja untuk belanja baju pada kesempatan terakhir, para wanita akan mengecat tangan mereka dengan cara tradisional “henna”, dan mengenakan pakaian yang warna-warni. “Eid mubarak” adalah ucapan yang paling populer. Orang tua akan memberikan uang kepada anak-anak kerabat atau cucu, uang pemberian ini dinakaman “Eidi”.

Pagi hari saat Idul Fitri, pakaian baru bagi yang mampu membeli akan dikenakan dan mereka akan pergi ke masjid atau lapangan tempat sholat id digelar, disebut Eidgah. Sesudah sholat, acara berkumpul dilaksanakan untuk masing-masing keluarga besar. Tradisi nyekar ke makam pun juga ada.

Makanan yang paling banyak tersedia bernama sivayyan, berupa mi vermicelli. Setelah berkumpul dan nyekar, perayaan dilanjutkan dengan acara pergi ke taman atau lapangan dimana digelar festival khusus, karnaval dan kembang api. Jika di Indonesia semua rumah makan tutup di hari lebaran, disini semua rumah makan akan dipenuhi pengunjung.

Turki

Lebaran di Turki dikenal dengan istilah Bayram, dan ucapan khas lebaran adalah “Bayramınız Kutlu Olsun” atau “Bayramınız Mübarek Olsun” (Semoga bayram-mu menjadi berkah). Perayaan besar ditandai dengan silaturahmi, mengenakan baju baru dan saling mengunjungi. Acara nyekar lebih semarak disini, ditandai dengan pasar bunga untuk nyekar selama 3 hari berturutan.

Jika di Indonesia dikenal sungkem, di Turki hal ini dilakukan dengan orang tua mencium tangan kanannya lalu kemudian dipegangkan didahi anaknya sambil mengucap doa lebaran. Selain zakat fitrah, penggalangan dana bagi kaum miskin dilakukan dengan acara sosial sampai pertunjukan hiburan.

Iran

Karena muslim Iran adalah pengikut ajaran Syiah, Idul Fitri di Iran adalah perayaan personal dan kurang semarak. Dihiasi dengan sholat id berjamaah di masjid dan lapangan kemudian dilanjutkan dengan acara silaturahmi keluarga. Acara ditutup dengan pemberian makanan dari keluarga kaya kepada yang papa. 

Eropa

Rata-rata perayaan lebaran di negara-negara Eropa yang memiliki komunitas muslim sangat jauh dari kemeriahan. Karena Idul Fitri bukanlah hari libur resmi, maka muslim di negara ini harus tetap bekerja/ sekolah sebagaimana hari biasanya. Muslim akan berusaha mengambil cuti di hari ini supaya tetap bisa mengikuti sholat id dan berkumpul dengan sesama muslim di masjid, kemudian berkumpul bersama keluarga di rumah. Berdasarkan pengalaman penulis, kegiatan Idul Fitri yang paling semarak malah akan terjadi di kantor kedutaan besar RI di negara-negara Eropa.

Ya, lebaran sebentar lagi tiba. Meskipun tradisi dan kemeriahannya beragam daru satu tempat ke tempat yang lain, yang pasti esensi Idul Fitri disemua tempat adalah sama: membuka kesucian diri dan merayakan kemenangan melawan nafsu. 

Sudah sampai mana persiapan anda untuk Idul Fitri kali ini?

Written by kata-kata

16 September 2008 pada 8:32 am

Ditulis dalam Budaya

Tagged with , , , , ,

17 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Aku setuju 100% sama Idul Fitri di Amerika.. Kok bisa tau semua ini dari mana mas? Jangan-jangan udah pernah ke semua negara yang disebutkan ini?

    Dino

    16 September 2008 at 9:35 am

  2. […] Ihza Mahendra 16 September 2008, 4:26 am Diarsipkan di bawah: Blogroll http://kata-kata.com/2008/09/16/lebaran-idul-fitri-aidil-fitri-eid-ul-fitr-dan-eyde-fetr/ Tidak ada Komentar sejauh ini Tinggalkan komentar RSS umpan untuk komentar-komentar dalam […]

  3. Menarik banget deh tulisannya, boleh ya copy paste. Menarik buanget. Itu info karena sudah ke tempatnya ya Pak?….

    c1p

    16 September 2008 at 2:47 pm

  4. sudah pernah lebaran di semua tempat ini kali ya…😀

    fistonista

    16 September 2008 at 7:50 pm

  5. sekedar klarifikasi: tidak semua tempat berdasarkan pengalaman pribadi, cuma beberapa, lainnya adalah berdasarkan pengalaman orang lain. lagi pula penulis kan dicekal di iran dan bangladesh… he he.

    TA

    16 September 2008 at 9:24 pm

  6. wah hebat nih tau banyak tentang budaya idul fitri masing2 negara🙂

    aRuL

    17 September 2008 at 12:30 am

  7. Kepada: kata-kata.com

    Saya sudah meminta ijin melalui situs anda lihat: c1p tanggal 16 Sept.
    Apabila tidak disetujui, segera kirim kabar.
    Tulisannya diatas, sudah diberikan sumbernya sejak kemarin, 16 September (tepat diakhir tulisan ini).
    Apabila tidak setuju, tulisan anda akan saya hilangkan dari blog saya.

    Salam
    (saya menunggu kabar)

    suciptoardi

    17 September 2008 at 9:42 am

  8. wah berarti lebaran di amerika gak enak yah, alias biasa-biasa saja..

    zee

    18 September 2008 at 8:53 am

  9. selamat berpuasa….

    umybilqis

    18 September 2008 at 4:29 pm

  10. kok tahu sih, darimana bisa tahu keadaan hari raya idul fitri dinegara-negara tsbt?

    arya_tg

    24 September 2008 at 11:42 pm

  11. mohon ijin juga utk copy paste yah?

    oase

    27 September 2008 at 11:19 pm

  12. Selamat hari raya Idul Fitri 1429 H
    Mohon maaf lahir dan batin

    ikankoi

    1 Oktober 2008 at 2:01 pm

  13. TAQOBALLAHU MINNA WAMINKUM. http://fikri-akbar.co.cc

    dedy

    1 Oktober 2008 at 7:44 pm

  14. bokis aklee tuh semuaaa…

    nyurian

    3 Oktober 2008 at 2:37 am

  15. salut, bisa tau info lebaran ditiap negara.

    klo boleh saya tau. dapat info dari mana mas??

    budi

    3 Oktober 2008 at 3:03 pm

  16. […] Lebaran, Idul Fitri sampai Eyde Fetr: Muslim Dunia Merayakan Kemenangan […]

  17. bgus,, bgus,, bgus,, met ydul fitri..
    mnta izin iah, copy – paste..

    selvee

    20 September 2009 at 12:40 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: